Jambore Teknologi Dibuka Gubernur Jawa Tengah Jambore SMK Agustus 25, 2009
Posted by Mutia Raihan in Uncategorized.Tags: Uncategorized
add a comment
SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo memberikan applaus terhadap karya inovasi SMK Muhammadiyah Borobudur Kabupaten Magelang. Siswa SMK tersebut mampu menciptakan 2 buah mobil prototipe jenis SUV 1.15i SS dan SUV 1.15i LL yang menarik p…
Film Independen Karya Siswa SMK Darunnajah Mei 17, 2009
Posted by Husna Azizah in Uncategorized.Tags: darunnajah, diknas, festival film, film, film independen, film indie, film smk, GURU, horor, komedi, pembuatan film, smk, smk darunnajah, Uncategorized
5 comments
Banjarnegara 16 Mei 2009 telah diadakan pemutaran perdana film independen karya siswa siswi SMK Darunnajah yang tergabung dalam komunitas DBS (Darunnajah Brodcasting Film). Film bertema komedi horor berjudul “100% Pocong” tercatat paling banyak mendapat sambutan dari penonton, Film berdurasi 30 menit ini mampu memainkan perasaan pennton dengan ketegangan dan tawa, dan penuh dengan rasa penasaran di setiap adengan.
Seluruh Film yang dibuat tercatat 4 Flim yang dinilai cukup dapat mengapresiasikan kreatifitas anak-anak DBS, salah satu Film yang berjudul “Tung Tung Balung” mengingatkan kita pada permainan anak-anak yang sudah banyak ditinggalakan, dan mampu visualisasikan dengan apik.
Memang dari keseluruhan Film yang dibuat ini masih banyak kelemahan. tetapi inilah yang namanya proses, dan untuk ukuran pemula sudah cukup bagus.
Menurut Aris Zama Zam selaku pembina Ektrakurikuler DNTV (Darunnajah TV) akan diadakan pemutaran Flm keliling kampung Dengan label “KEMBALINYA LAYAR TANCAP” mulai minggu depan. namun beliau belum bisa menyebut jadwal dan tempat penayangannya, dan rencananya nanti akan ada pemberitahuan lebih lanjut. dan kepada daerah yang menginginkan untuk dikunjungi juga dapat menghubungi beliau untuk dimasukan dalam jadwal.
DBS juga mengajak kepada komunitas Film lainnya untuk dapat bergabung dalam acara tersebut sehingga terjalin silaturahmi yang lebih erat.
PENINGKATAN AKTIVITAS GUNUNG SLAMET Mei 3, 2009
Posted by dinocerata in Tak terkategori.Tags: awan panas, banjarnegara, banyumas, baturaden, gas beracun, guci, gunung, gunung slamet, lava, meningkat, perhutani, purbalingga, purwokerto, tegal, UMUM
add a comment
Rabu, 29 April 2009
Status Gunung Slamet meningkat
Antisipasi kebakaran, Perhutani siapkan ilaran
PURWOKERTO – Menyusul peningkatan status Gunung Slamet, pihak Perhutani Jateng dalam waktu dekat ini akan menyiapkan ilaran (parit-parit) sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran yang mungkin ditimbulkan oleh semburan lahar Gunung Slamet.
Penyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala ADM Perhutani Jateng, Bambang Budiarto usai menghadiri serah terima jabatan Kepala ADM Perhutani Banyumas Timur di Purwokerto, Selasa (28/4).
Menurutnya, langkah antisipasi ini perlu segera dilakukan, karena jika terjadi kebakaran di hutan milik Perhutani, api akan dengan cepat meluas. Mengingat di wilayah tersebut banyak terdapat semak-semak kering yang mudah terbakar. Terlebih lagi semprotan lahar Gunung Slamet panasnya diperkirakan hingga 300 derajat celcius.
“Untuk mencegah meluaskan api, jika terjadi kebakaran, kami akan siapkan ilaran di sekitar kawasan hutan. Ilaran ini akan dibuat antara lain di wilayah Perhutani KPH Pekalongan dan Banyumas Timur,” ujarnya.
Bambang menjelaskan, sedikitnya ada 70.000 hektar rimba campur milik Perhutani yang harus diwaspadai jika terjadi semprotan lahar panas dari Gunung Slamet. Sementara untuk memantau perkembangan Gunung Slamet, setiap hari Perhutani mengirimkan tiga petugas untuk memantau kondisi hutan.
“Salah satu efek dari peningkatan status Gunung Slamet ini yang sangat kami khawatirkan adalah jika terjadi kebakaran. Karena kondisi hutan campur yang juga banyak terdapat semak- semak kering sangat rawan terhadap kebakaran. Karena itu kita terus memantau perkembangan dengan mengirimkan tiga petugas setiap harinya, ” katanya.
Sementara itu, dalam serah terima jabatan, Kepala KPH Banyumas Timur Subroto Widiatmoko digantikan oleh Andi Wiyono. Sementara kepala KHP Perhutani Banjarnegara, Fauzi Mohammad digantikan oleh Agus Ruhiana. hef-ip
http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&task=view&id=30238&Itemid=53
29 April 2009
Baturraden Lebih Rawan Terkena Lava
PURBALINGGA- Berdasarkan peta kawasan rawan bencana Gunung Slamet dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, untuk wilayah Bambangan dan sekitarnya diperkirakan relatif lebih aman.
Justru yang lebih rawan adalah daerah Guci (Tegal), Jurangmangu (Pemalang), dan Baturraden. Daerah ini bisa terkena lava, gas beracun, dan awan panas.
’’Kalau melihat peta rawan bencana Gunung Slamet, wilayah Guci, Jurangmangu, dan Baturraden lebih rawan bila dibandingkan wilayah Bambangan dan sekitarnya,’’ kata pengelola Pos Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan, Sugeng Riyadi, kemarin.
Ada tiga kategori kawasan rawan bencana Gunung Slamet. Pertama kawasan rawan III.
Daerah ini berada pada radius 2 kilometer dan bisa mendapat lontaran batu pijar serta hujan abu lebat.
Kemudian kawasan rawan bencana II berada pada radius 4 kilo meter. Kawasan ini berpotensi terkena hujan abu lebat dan lontaran batu pijar.
Sedangkan kawasan rawan bencana I berada pada radius 8 kilo meter (berpotensi terhadap hujan abu dan kemungkinan dapat terkena lontaran batu pijar.
Ikut Alur Sungai
Kondisi itu juga dibenarkan Camat Karangreja, Teguh Purwanto.
Menurutnya, kalau Gunung Slamet mengeluarkan aliran lava pijar, kemungkinan besar akan mengarah ke kawasan Baturraden karena mengikuti alur sungai.
Sedangkan di wilayah Bambangan relatif lebih aman karena hampir tidak ada aliran sungai dari puncak gunung.
Sugeng menambahkan, untuk mengantisipasi dampak terjadinya hujan abu vulkanik, Pemkab Purbalingga melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) telah mengirimkan masker sebanyak 2.000 unit untuk warga Bambangan.
Selain itu juga mengirimkan sejumlah obat-obatan. Sementara itu Mbah Daryono yang sejak Minggu (26/4) malam naik ke puncak gunung didampingi sejumlah warga dan Tim SAR, Senin (27/4) sore sudah kembali turun dengan selamat.
’’Selama mendaki cuaca cerah, sehingga kami dengan mudah mencapai puncak dan turun dengan selamat,’’ ungkapnya.
Slamet, anggota Tim SAR Purbalingga di Pos Bambangan mengatakan, kondisi di puncak gunung suhunya cukup panas akibat awan panas.
Hawa panas itu mulai terasa pada kawasan batas vegetasi. Selain itu di puncak juga terlihat dengan jelas letupan asap yang disertai dengan batu hingga ketinggiannya mencapai ratusan meter.
’’Lava pijar yang keluar dari kawah terlihat dengan jelas. Lava itu juga disertai dengan lontaran batu hingga ketinggian ratusan meter, namun masih berada di sekitar kawah dan tidak sampai turun,’’ ujarnya.(H48-74)
http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=61400
01 Mei 2009
Deteksi Aktivitas Gunung Slamet
Dipasang, Alat Perekam Gempa Vulkanik
PURWOKERTO-Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung, kemarin memasang seismometer (perekam gempa vulkanik) di Pancuran Pitu Baturraden untuk merekam gempa vulkanik menyusul meningkatnya aktivitas Gunung Slamet yang kini dalam starus Siaga.
Alat perekam gempa tersebut, selain dipasang di Pancuran Pitu, juga dipasang di Bambangan serta di daerah Guci. Seismometer di Pancuran Pitu dipasang di kawasan hutan berketinggian 900 mdpl.
Menurut Iyan Mulyana, anggota Tim Tanggap Darurat Gunung Slamet dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi seismometer yang dipasang di tiga tempat tersebut merupakan alat tambahan untuk mendukung alat yang sudah di pasang di Pos Gambuhan yang ada di bagian utara
Tiga seismometer itu dipasang di sisi selatan Gunung Slamet di Pancuran Pitu, sisi timur di Bambangan dan sisi barat di Guci. Alat tersebut, akan merekam gempa vulkanik selama aktivitas Gunung Slamet meningkat. Alat ditanam di tanah. Setiap getaran vulkanik sekecil apapun akan terekam. Alat tersebut akan merekam setiap getaran yang terjadi dan datanya akan tersimpan.
’’Setiap beberapa hari sekali akan dicek dan diambil hasil rekaman gempanya. Alat tersebut, akan dipasang hingga aktivitasSlamet kembali pada status normal,’’ jelas Iyan yang didampingi Sudrajat pengamat gunung berapi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Sudah Meletus
Kedua petugas dari Pusat Vulkanologi mengatakan, dari pengamatan dan rekaman alat yang dipasang menunjukkan bahwa Gunung Slamet sudah meletus. Selama hampir tujuh hari terjadi 300 kali letusan setiap harinya.
’’Kalau melihat kebiasaan letusan Gunung Slamet, material letusan berupa lava dan batu pijar tidak sampai muntah keluar dari kawah.
Material letusan yang keluar jatuh kembali ke kawah. Luas kawah Gunung Slamet mencapai 12 hektare dan membentuk cekungan. Sepanjang kawah yang ada masih bisa menampung material letusan, maka letusan Slamet tidak sampai keluar dari kawah,’’ jelas Sudrajat.
Kalaupun keluar kawah, hanya berupa batu pijar yang jatuhnya pun hanya di puncak gunung, tidak sampai ke hutan lindung. Melihat posisi bibir kawah yang ada di puncak Slamet, bila material letusan sampai muntah dari kawah, yang berpotensi rawan kena awan panas dan muntahan material kawah ada di sebelah barat. Sedangkan untuk hujan abu, kawasan sekitar Gunung Slamet banyak yang terkena karena menyebar ditiup angin.
’’Mudah-mudahan saja material letusan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir masih bia tertampung oleh kawah Gunung Slamet sehingga tidak keluar atau muntah dari kawah,’’ jelasnya. (G23,H48-55)
http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=61738
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI BEASISWA SANTRI BERPRESTASI TAHUN 2009 Maret 10, 2009
Posted by dinocerata in BEASISWA, PENDIDIKAN.Tags: hasil, tengah, 2009, lomba kompetensi siswa, smk, psmk, smk jateng, sekolah, sekolah mengah kejuruan, darunnajah, pondok pesantren, smkdarunnajah, smk darunnajah, banjarnegara, PENDIDIKAN, diknas, GURU, pak guru, pendidik, pgri, santri, PENGUMUMAN, SELEKSI, BEASISWA, BERPRESTASI, TAHUN, depag, ditpdpontren, BEASISWA SANTRI, BEASISWA PRESTASI, peserta beasiswa, santri berprestasi, beasiswa depag, guru madrasah, beasiswa S2
59 comments
Pendaftaran Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2009 telah ditutup, Jumlah pendaftar untuk wilayah Jawa Tengah dari semua jurusan sebanyak 786 santri. Peserta yang lulus administrasi sebanyak 571 santri.
Berdasarkan www.pondokpesantren.net Pendaftar seluruh Indonesia sebanyak 8000 peserta dari 27 provinsi. Demikian dikatakan Drs. H. Khaeroni, Kausbit Pemberdayaan Santri dan Layanan pada masyarakat Dit PD Pontren Ditjen Pendis Depag RI.
8000 peserta itu akan memperebutkan 410 kursi yang tersebar di 8 perguruan tinggi (ITB Bandung, Unair Surabaya, UGM Yogyakarta, ITS Surabaya, IPB Bogor, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan IAIN Walisongo Semarang).
Menurut Alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, Departemen Agama pada tahun ini sebenarnya hanya mengalokasikan untuk 6000 pendaftar saja, namun karena jumlah peminatnya yang membludak, maka akan ada kebijakan khusus. ”kita akan pertimbangkan agar yang bisa ikut ujian sekitar 7000 peserta” sambungnya.
”Kita akan meminta kepada seluruh kanwil untuk melakukan seleksi ulang di tingkat lokal. Ini karena minat santri sangatlah membludak. 8000 peserta yang sudah masuk ke kami (Depag RI) itu belum belum final. Masih ada kemungkinan data terus bertambah”. ”sebagai contoh, Jawa Timur yang alokasi pesertanya berjumlah 1.500, kini yang mendaftar sudah 2.391 peserta. Juga Jawa Tengah, dari 400 kursi, peminatnya sebanyak 779 peserta” imbuhnya.
Ketika disinggung seputar membludaknya peminat santri untuk mengikuti PBSB, pria kelahiran Tegal ini menjelaskan, setidak ada 4 alasan. Pertama, proses sosialisasi PBSB yang luas dan telah berjalan cukup lama. Kedua, tingginya minat dari pondok pesantren untuk mengikuti program, terutama di bidang sains dan teknologi. Ketiga, hidupnya tradisi berkompetisi di lingkungan pondok pesantren. Dan keempat, adanya dukungan dari pemerintah daerah (depag kabupaten atau kota, dan depag wilayah) yang sangat tinggi.
Ujian PBSB ini sendiri akan dilangsungkan secara serentak pada tanggal 19 Maret 2009 di 27 Provinsi. [bet]
Pengumuman hasil Seleksi :
sumber :
Tahun 2015 Krisis Kekosongan Guru Maret 9, 2009
Posted by dinocerata in PENDIDIKAN.Tags: banjarnegara, darunnajah, depdiknas, dikmenjur, diknas, dosen, Gratis, guru bantu, guru indonesia, jawa tengah, pak guru, pendidik, PENDIDIKAN, pgri, pondok pesantren, sekolah, sekolah mengah kejuruan, smk, smk darunnajah, smk jateng, smkdarunnajah
add a comment
- Pensiun Capai 300.214 Orang
SEMARANG-Permasalahan tenaga pendidik yang akan dihadapi pemerintah di tahun-tahun mendatang cukup riskan karena jumlah tenaga guru yang mengalami pensiun sampai dengan tahun 2015 berjumlah 300.214 orang.
’’Ini memang data tahun 2004, namun sejak sekarang membutuhkan konsekuensi pengisian kekosongan akibat guru yang pensiun tersebut. Padahal pengisian masih kecil bahkan bukan tidak mungkin akan diisi oleh guru yang statusnya tidak jelas,’’ kata Drs H Maryanto MSi, Pembantu Rektor III IKIP PGRI ketika menjadi pembicara dalam seminar nasional bertajuk Pengembangan Kompetensi Guru Menghadapi Pembelajaran Berbasis Internet di ruang pertemuan gedung Balai Kota Semarang, Kamis (4/3).
Menurutnya, seorang guru harus memiliki status yang jelas agar dia bisa percaya diri ketika mengajar. Pergantian untuk mengisi guru yang pensiun perlu dilakukan dengan cara yang tidak menimbulkan kesenjangan dalam dunia pendidikan. Apalagi guru bertanggung jawab dalam hal keberhasilan pendidikan.
Itu sebabnya ada standar mutu guru yang diinginkan, antara lain memiliki watak jujur, etos kerja sangat maju dan komit, serta memiliki kemampuan mengajar dengan baik. Di bidang akademik, paling tidak guru harus lulusan perguruan tinggi dari bidang studi yang diajarkan.
Pendataan
Di bagian lain, Maryanto juga menjelaskan berbagai permasalahan pendidikan yang selama ini terjadi. Permasalahan itu di antaranya adalah masalah pendataan guru yang belum sepenuhnya selesai seperti daerah mana yang kekurangan guru dan daerah mana yang kelebihan tenaga guru.
Hal itu terjadi karena penyebaran penempatan guru tidak merata, termasuk masih cukup tingginya jumlah guru yang belum memiliki kualifikasi akademik S1 ataupun D4 yang persentasenya mencapai sekitar 63 persen. Bahkan kini masih banyak guru yang berkompetensi rendah.
Dr Nugroho MPsi, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Unnes yang mengupas masalah pendidikan humanis di era teknologi informasi mengatakan, di era pembelajaran konvensional guru menjadi tokoh sentral, namun di era IT berbagai informasi dan kebenaran ilmiah bisa diakses secara lebih cepat, lebih akurat dan lebih luas tanpa harus ada kehadiran guru.
Sebaliknya di tengah hiruk pikuknya kemajuan IT, justru dibutuhkan guru yang hebat yang mampu memainkan peran sebagai pembawa nilai, pendukung nilai dan pembela nilai-nilai humanisme dan mampu berperan sebagai sumber klarifikasi nilai. (E1-45)
sumber SUARA MERDEKA
GURU PNS (DPK) DI SEKOLAH SWASTA AKAN DITARIK PEMERINTAH Maret 4, 2009
Posted by dinocerata in PENDIDIKAN.Tags: depdiknas, diknas, dosen, Gratis, GURU, indonesia, jawa, jawa tengah, lomba kompetensi siswa, pak guru, pendidik, PENDIDIKAN, pgri, psmk, sekolah, sekolah mengah kejuruan, sertifikasi guru, smk darunnajah, smk jateng, smkdarunnajah
3 comments
YOGYAKARTA – Penarikan guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang dikaryakan di sekolah swasta dapat mengancam eksistensi sekolah swasta.
“Jika kebijakan itu benar-benar diterapkan, akan banyak sekolah swasta gulung tikar,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Zainal Fanani, kemarin.
Dia menyatakan wujud tangung jawab mencerdaskan anak bangsa tak boleh membeda-bedakan negeri dan swasta. Jadi kebijakan penarikan guru PNS dari sekolah swasta sangat tak adil.
“Dengan menarik guru PNS dari sekolah swasta berarti pula pemerintah lari dari tanggung jawab untuk mencerdaskan anak bangsa,” katanya.
Dia mengatakan kebijakan tersebut akan membuat sekolah swasta kesulitan mencari guru pengganti.
“Jika kebijakan itu dijalankan, dalam waktu singkat akan terjadi kemerosotan sekolah swasta, baik dari sisi kualitas maupun kemampuan ekonomi,” katanya.
Dia mengatakan, sekolah swasta akan kesulitan mencari sumber dana untuk menggaji guru.
Tak pelak, bukan tak mungkin kelak ada guru merangkap mata pelajaran.
“Kalau tak memungkinkan mencari tambahan guru, sekolah swasta akan mengoptimalkan guru yang ada. Akhirnya bisa jadi kelak mata pelajaran tertentu tak diampu guru yang sesuai bidangnya,” katanya.
Seharusnya kebijakan itu dapat dilakukan secara selektif. Dia menyarankan tak semua guru di sekolah swasta ditarik, tetapi harus berdasar kriteria tertentu.
“Misalnya, sekolah swasta yang memiliki banyak guru PNS dikurangi atau berdasar kualitas guru,” katanya. (ant-53)
sumber : SUARA MERDEKA
WAJAH PORNO INDONESIA DI INTERNET Maret 4, 2009
Posted by wisnusutopo in Uncategorized.Tags: artis bugil, banjarnegara, bugil, depdiknas, dikmenjur, diknas, dosen, GURU, guru bantu, guru indonesia, pak guru, peddidik, pelajar, pendidik, PENDIDIKAN, pgri, pondok pesantren, ponpes, porno, psmk, santri, sekolah, sertifikasi, sertifikasi guru, siswa, smk, telanjang, Uncategorized
3 comments
iseng iseng saya mencoba layanan gratis Keyword Suggestion Tool atau Keyword Popularity Checker di www.submitexpress.com untuk membuat keyword yang bagus, kemudian saya masukan kata kunci indonesia hasilnya mengagetkan, ternyata urutan pertama dan kedua adalah artis bugil indonesia, saya baru menggunakan satu keywords cheker entah di yang lain. Sudahkan separah ini? mari kita berinternet sehat

Perda Pendidikan Gratis Maret 4, 2009
Posted by dinocerata in PENDIDIKAN.Tags: banjarnegara, depdiknas, dikmenjur, diknas, dosen, Gratis, GURU, guru bantu, guru indonesia, indonesia, jawa, jawa tengah, pak guru, pendidik, PENDIDIKAN, Perda, pgri, psmk, sekolah, sertifikasi, sertifikasi guru, smk
3 comments
Pemerintah daerah mulai dari provinsi harus mengeluarkan peraturan yang mempertegas bentuk-bentuk layanan gratis yang dapat dinikmati dalam dunia pendidikan. Hal ini diperlukan agar tidak timbul salah pengertian di kalangan masyarakat. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan, peraturan tentang batasan tentang layanan gratis tersebut di antaranya dapat diwujudkan dalam bentuk peraturan daerah (perda). “Dalam peraturan tersebut, hendaknya setiap pemerintah daerah mempertajam mana layanan pendidikan gratis yang disubsidi oleh pemerintah pusat, mana yang dibantu oleh pemerintah provinsi, kota/kabupaten, dan kebutuhan apa yang harus dipenuhi oleh orangtua murid secara mandiri,” terangnya, di sela-sela acara pencanangan Muhammadiyah Boarding School dan peletakan batu pertama kampus terpadu Muhammadiyah Plus Sirojuddin, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Sabtu (7/2).
Dengan tidak adanya batasan yang jelas, Bambang Sudibyo mengatakan, maka selama ini makna layanan pendidikan gratis dari pemerintah, selalu disalahtafsirkan. “Ketika pemerintah menjanjikan pendidikan gratis, maka masyarakat menuntut putra-putri mereka menikmati berbagai macam hal gratis, mulai dari seragam, hingga sarapan pagi yang akan disantap sebelum berangkat sekolah,” ujarnya. Selama ini, pemerintah pusat sendiri sudah berupaya meringankan beban biaya pendidikan dengan meluncurkan bantuan operasional sekolah (BOS).
Dalam pelaksanaannya, bantuan dana BOS ini juga masih ditambah bantuan operasional pendidikan (BOP) dari pemerintah provinsi dan kota/kabupaten. Dengan adanya tiga sumber dana bantuan tersebut, maka diharapkan masing-masing pemerintah daerah mengeluarkan peraturan yang mempertajam batasan tentang layanan gratis yang dapat dinikmati dari tiga pemerintah tersebut. Untuk tahun ini, dana BOS dari pemerintah pusat dialokasikan sebesar Rp 16 triliun, meningkat 50 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dana BOS sekolah berikut BOS buku nantinya akan disalurkan langsung ke rekening sekolah. Dengan adanya BOS, maka pendidikan di sekolah negeri dapat dinikmati gratis. Namun, hal yang sama, menurut Bambang, tidak bisa dipaksakan di sekolah swasta. “Dalam hal ini, pemerintah daerah pun harus tetap mengendalikan dan mengeluarkan aturan yang tegas agar sekolah swasta tidak seenaknya menarik pungutan yang memberatkan,” ujarnya. Regina Rukmorini SUMBER KOMPAS
JUARA UMUM LKS JATENG 2009 Maret 3, 2009
Posted by dinocerata in Tak terkategori.Tags: 2009, AUTOMOBILE TECHNOLOGY, banjarnegara, darunnajah, dikmenjur, hasil, hasil jateng, hasil lks, hasil lks jateng, jawa, jawa tengah, juara, juara jateng, juara lks, kompetensi, LKS, lks 2009, lks jateng, lks smk, lomba, lomba kompetensi siswa, pondok pesantren, sekolah, sekolah mengah kejuruan, smk, smk darunnajah, smk jateng, smkdarunnajah, tengah
3 comments
|
No |
Kab. /Kota |
Juara 1 |
Juara 2 |
Juara 3 |
|
1 |
Kota Semarang |
11 |
6 |
4 |
|
2 |
Kab. Pati |
7 |
4 |
4 |
|
3 |
Kota Magelang |
6 |
1 |
3 |
HASIL LENGKAP LKS JATENG 2009 Maret 3, 2009
Posted by dinocerata in Tak terkategori.Tags: 2009, AUTOMOBILE TECHNOLOGY, dikmenjur, hasil, hasil lks, jawa, juara, juara lks, kompetensi, LKS, lks 2009, lks jateng, lks smk, lomba, psmk, sekolah, sekolah mengah kejuruan, smk, smk jateng
add a comment
|
Mata Lomba |
Juara |
Nama |
Sekolah |
|
ACCOUNTING |
1 |
DUWI UTAMI |
SMK N 2 TEMANGGUNG |
|
ANIMATION |
1 |
ANDRE TATAK PRATAMA |
SMK NEGERI 2 JEPARA |
|
AUTO CAD |
1 |
DANI NORMA K |
SMK N 7 SEMARANG |
|
AUTOBODY REPAIR |
1 |
CAHYA ANDRIAN KUMAGORO |
SMK N 7 SEMARANG |
|
AUTOMOBILE TECHNOLOGY |
1 |
KURNIYAWAN RUDI RUDIATMOKO |
SMK N 1 MAGELANG |
|
BRICKLAYING |
1 |
HANDRAWAN NUSETYO |
SMK N 7 SEMARANG |
|
BUDIDAYA TANAMAN |
1 |
MAHFUD |
SMK NEGERI 1 TEMANGGUNG |
|
CARPENTRY / CABINET MAKING |
1 |
YULIUS DIAN SAPUTRA |
SMK SMK PIKA |
|
CERAMICS |
1 |
AD ROIYAN |
SMK 2 JEPARA |
|
CHEMISTRY |
1 |
SUKARDI |
SMK TUNAS HARAPAN PATI |
|
CNC MILLING |
1 |
DIAN PUPUT PANGENTAS |
SMK N 1 MAGELANG |
|
COMPUTER AIDED DRAWING AND DESIGN (CADD) |
1 |
MARVIN NOVIANTO |
SMK N 1 MAGELANG |
|
CONFECTIONER / PASTRY COOK |
1 |
ACHMAD TACHLIS |
SMK NEGERI 6 SEMARANG |
|
COOKING |
1 |
YOGI PRATAMA |
SMK PIUS X MAGELANG |
|
ELECTRICAL INSTALATION / COMMERCIAL WIRING |
1 |
MAHMUDI |
SMK BHINA TUNAS BHAKTI |
|
ELECTRONIC APPLICATION / INDUSTRIAL ELECTRONICS |
1 |
FARID RINANTO |
SMK N 2 PATI |
|
FISHERY |
1 |
PANJI BUDIANTO |
SMK NEGERI 4 KENDAL |
|
GRAPIC DESIGN TECHNOLOGY |
1 |
TOLIK RESTA SARLIL |
SMK NEGERI 9 SURAKARTA |
|
HOTEL ACCOMMODATION |
1 |
MUHAMMAD AZIZ |
SMK NEGERI 6 SEMARANG |
|
INDUSTRIAL CONTROL |
1 |
FAISHOL MURDHANI ARDHI N |
SMK WISUDHA KARYA KUDUS |
|
INFORMATION TECHNOLOGY / NETWORKING SUPPORT |
1 |
IRWAN AGUS MAHARDIKA |
SMK TEXMACO SEMARANG |
|
IT / SOFTWARE APPLICATION |
1 |
ROBERT PRAYOGO |
SMK TUNAS HARAPAN PATI |
|
JEWELLERY |
1 |
ZAID EKHSAN NUDDIN |
SMK 2 JEPARA |
|
JOINERY |
1 |
FRANSISKUS DEDE SUHENDAR |
SMK PIKA SEMARANG |
|
LADIES AND MEN’S HAIRDRESSING |
1 |
YUANITA RETNO ARUM SARI |
SMK NEGERI 3 PATI |
|
LADIES DRESSMAKING |
1 |
RAHMAWATI SARI |
SMK NEGERI 1 TENGARAN KAB. SEMARANG |
|
LIFESTOCK / ANIMAL HUSBANDRY |
1 |
AGUS SETIYOKO |
SMK NEGERI 1 BAWEN |
|
MARKETING |
1 |
CHOTIMAH |
SMK N 1 KUDUS |
|
MECHATRONICS |
1 |
NUGRAHA PUTRA |
SMK N 7 SEMARANG |
|
MECHATRONICS |
1 |
WIDI ADITAMA |
SMK N 7 SEMARANG |
|
NAUTICA |
1 |
DIMAS SETYA NUGRAHA |
SMK N 4 PURWOREJO |
|
PLUMBING |
1 |
BERBUDHI RACHMAT |
SMK N3 SEMARANG |
|
POST HARVEST TECHNOLOGY |
1 |
RACHMAD ADI RIYANTO |
SMK NEGERI 1 TEMANGGUNG |
|
PRINTING |
1 |
EDI WIDAYAT |
SMK N 11 SEMARANG |
|
PRINTING |
1 |
NOFA ARDIYANTO |
SMK N 11 SEMARANG |
|
PRINTING |
1 |
ZEVRI DWI H |
SMK N 11 SEMARANG |
|
PRODUCTION MACHINE |
1 |
JEKSEN SANDI H. |
SMK LEONARDO KLATEN |
|
REFRIGERATION |
1 |
NUR ADAM |
SMK NEGERI 2 KENDAL |
|
RESTAURANT SERVICE |
1 |
LISA LISTYA NINGRUM |
SMK N 3 MAGELANG |
|
SECRETARY |
1 |
ADILINA HASIBUAN |
SMK N 1 KLATEN |
|
SKIN CARE |
1 |
GALUH SEKAR AYU |
SMK NEGERI 3 PURWOREJO |
|
TEXTILE |
1 |
SRI LESTARI |
SMK N 9 SURAKARTA |
|
TOURIST INDUSTRY |
1 |
ARIE ROCHANISAH |
SMK WIYASA MAGELANG |
|
WALL AND FLOOR TILLING |
1 |
PRIYANTO |
SMK N 2 PATI |
|
WEB DESIGN |
1 |
ADI SEPTIYONO |
SMK 7 SEMARANG |
|
WELDING |
1 |
AGUS PURYANTO |
SMK TUNAS HARAPAN PATI |
|
WOOD CRAFT |
1 |
MUHAMAD ROSYIDI |
SMK 2 JEPARA |
HASIL LKS MATA LOMBA: AUTOMOBILE TECHNOLOGY Maret 3, 2009
Posted by dinocerata in Tak terkategori.Tags: AUTOMOBILE TECHNOLOGY, banjarnegara, darunnajah, dikmenjur, hasil lks, jawa tengah, juara, juara lks, LKS, lks 2009, lks smk, lomba, pondok pesantren, psmk, sekolah, sekolah mengah kejuruan, smk, smk darunnajah, smk jateng, smkdarunnajah
add a comment
|
NAMA PESERTA |
NO UNDIAN |
ASAL SEKOLAH |
KAB/KOTA |
TOTAL NILAI |
RANGKING |
|
Kurniyawan Rudi A |
9 |
SMKN 1 Magelang |
Kota Magelang |
3745 |
1 |
|
Muh Hasan Abdullah |
1 |
SMK Ma’arif Kudus |
Kab Kudus |
3470 |
2 |
|
Sugiyo |
22 |
SMK Tunas Harapan Pati |
Kab Pati |
3410 |
3 |
HASIL LKS JATENG 2009 Maret 2, 2009
Posted by dinocerata in Uncategorized.Tags: 2009, AUTOMOBILE TECHNOLOGY, banjarnegara, darunnajah, dikmenjur, hasil, hasil lks, jawa, jawa tengah, juara, juara lks, kompetensi, lks 2009, lks jateng, lks smk, lomba, lomba kompetensi siswa, pondok pesantren, psmk, sekolah, sekolah mengah kejuruan, smk, smk darunnajah, smk jateng, smkdarunnajah, tengah, Uncategorized
add a comment
Juara LKS 2009 yang dilaksanakan di UMM Magelang
Design Graphis :
1. smkn 8 surakarta
2. smkn 11 semarang
3. smk Raden Umar Said Kudus
Network Support :
1. smk texmaco semarang
2. smkn 1 klaten
3. smkn 2 salatiga
IT Software Aplication :
1. SMK Tunas Harapan Pati
2. SMKN 1 Purbalingga
3. SMKN 1 Bawang Banjarnegara
4. SMKN 2 Purwokerto
5. SMK Umar Fatah
6. SMK Ghanesha tama Boyolali
7. SMKN 2 Surakarta
8. SMK Karya Bhakti Brebes
9. SMK Muhammadiyah Sukoharjo
10. SMK NU Ungaran
11. SMK Komputama
12. SMK Texmaco Semarang
13. SMK Batik Perbaik Purworejo




